Bayi Tidak Mau Minum Susu? Ini Penyebab dan Solusinya

Terkadang, bayi tidak mau minum susu secara tiba-tiba. Diberi susu yang biasanya dia suka pun enggan. Ada beberap kondisi tubuh atau masa perkembangan yang menyebabkan bayi tidak mau minum susu.

Tentu saja hal ini bikin khawatir para ibu, terutama ibu yang pertama kali memiliki anak. Ada beberapa penyebab bayi tidak mau minum susu yang wajib diketahui Bunda. Kadang hal itu terjadi karena kesalahan kecil sang ibu yang bikin bayo mogok minum susu.

Jadi, perhatikan hal-hal di bawah ini agar Bunda bisa mengatasi masalah tersebut.

Bayi tidak mau minum susu karena ini

1. Bayi sedang sakit atau baru sembuh

Bayi tidak mau minum susu setelah sakit kerap terjadi. Apalagi saat dia tengah sakit. Penyebabnya adalah kondisi fisik bayi yang lemas sehingga hanya mampu menyedot sedikit ASI atau susu dari botol.

Penyebab bayi tidak mau minum susu pakai dot atau bayi tidak mau minum susu asi ini karena dia lelah tidak bisa minum banyak susu sehingga akhirnya bayi tidak mau minum susu. Maka, jaga kesehatan sang buah hati, ya, Bunda.

2. Bayi tidak mau minum susu karena sariawan

Sariawan bikin bayi merasa tidak nyaman, sangat menyulitkan mulutnya yang mungil minum susu. Ini semakin bikin bayi susah minum susu pakai dot. Periksa kesehatan gusi dan mulut bayi, barangkali di sana terdapat sariawan yang bikin dia sering nangs dan bayi tidak mau minum susu.

Segera obati sariawan bayi atau bawa ke dokter bayi agar mendapat penanganan yang tepat.

3. Infeksi Telinga

Infeksi telinga sering terjadi pada bayi usia 6 bulan sampai 2 tahun. Bunda tidak perlu terlalu khawatir karena hal ini wajar sebab sistem imun tubuh bayi yang masih lemah. Nah, masalahnya infeksi telinga sering bikin bayi tidak mau minum susu.

Ini memang salah satu gejala infeksi telinga, yaitu bayi tidak mau minum susu. Anak tidak mau minum susu lagi, jadi Bunda kudu pinter-pinter jaga kesehatan si kecil ya

4. Suasana berisik dan tidak nyaman

Bayi mungil sangat sensitif dengan suasana tidak nyaman. Mulai dari suara bising di sekitar rumah, suhu udara yang panas, atau tempat berdebu. Itu menjadi penyebab bayi malas minum susu.

Usahakan agar menyusui atau memberi susu di tempat yan tenang, tidak banyak suara bising atau suhu panas. Bayi menyukai ketenangan sebagaimana orang dewasa menyukainya.

Keributan membuat anak tiba-tiba tidak mau minum susu. Buat suasana rumah senyaman mungkin untuk bayi.

5. Posisi menyusui berubah

bayi menyukai satu posisi menyusui yang paling dia sukai. Bayi ogah lho gonta-ganti posisi. Jadi Bunda perlu meningat betul posisi seperti apa yang paling disukai bayi saat menyusui.

Bayi tidak mau minum susu kerap disebabkan perubahan posisi kecil.

Jika bayi tidak suka dengan posisi menyusui yang terasa asing baginya, dia menunjukan ketidaksukaannya dengan cara mogok minum ASI.

6. Puting terlalu kecil

Anak yang sedang ingin minum ASI akan terburu-buru dan ingin langsung mendapat banyak. Puting yang kecil menyulitkan si kecil untuk menyusui, sebab itu, Anda bisa menggunakan puting silikon guna membantu mempermudah si kecil untuk minum ASI.

7. Bingung menggunakan dot

Saat pertama kali menggunakan dot, bayi biasanya akan bingung dan enggan minum susu. Pun beberapa kali meski sudah minum menggunakan dot, bayi tidak mau minum susu.

Ini disebabkan karena bayi mengalami kebingungan puting, merasa asing dengan dot yang merupakan barang baru baginya. Anak tidak mau minum susu bisa dalam kasus ini biasa diatasi dengan bimbingan dan ketelatenan orangtua dalam menemanii proses pindah anak.

8. Rasa ASI yang asin

Rasa ASI kadang beerubah menjadi asin akibat ibu yang mengalami mastitis, yaitu payudara ibu yang membengkak sehingga berpengaruh terhadap rasa ASI. Kadang mastitis terjadi pada ibu menyusui di 6 bulan pertama.

Ini yang sering menghantui pada ibu menyusui, wajib dihindari ya, Bunda Akibat mastitis tidak hanya pada Bunda, tetapi juga dedek bayi yang ogah minum ASI.

Untuk mengatasi masalah bayi tidak mau minum susu, Anda bisa melakukan beberapa langkah ini.

1. Tawari bayi minum susu dari payudara sebelum diberi susu dari botol, tawarkan untuk menyusu dari payudara sebelum memberikan botol, ajari bayi untuk latch on yang benar, lakukan ini maksimal 10 menit, hentikan bila bayi sudah menunjukkan tanda-tanda marah. Ajari latch on, maksimal 10 menit, tapi jangan dipaksa, hentikan jika bayi menunjukkan tanda marah.

2. Berikan ASI pada bayi sebelum dia benar-benar kelaparan. Sebelum lapar bayi cenderung stabil dan tidak mudah emosi.

3. Jika bayi tidak mau minum susu, coba menyusui atau memberinya dot minum sambil menimang-nimang.

4. Jangan paksakan kepala bayi menempel di badan bayi. Jika dia menolak diberi ASI di sebelah, coba pindah ke payudara satunya.

5. Bila bayi tidak mau minum ASI secara langsung, berikan ASI perah.

Komentar Pembaca

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *